Perbedaan BPJS Kesehatan dengan Asuransi Swasta

InfoBPJS.id – Jika kamu berpikir bahwa BPJS Kesehatan sama dengan asuransi swasta, maka artinya kamu sudah keliru. Sebab, antara BPJS dengan asuransi swasta memiliki beberapa perbedaan yang sebenarnya perlu untuk kita ketahui. Nah, jika kamu belum tahu apa perbedaan BPJS dengan asuransi swasta maka silakan simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Beberapa Perbedaan BPJS Kesehatan dengan Asuransi Swasta

Seperti yang telah kita sungguh tadi bahwa BPJS Kesehatan berbeda dengan asuransi swasta, bahkan banyak orang yang berpikir jika BPJS akan menggantikan keberadaan asuransi swasta. Padahal hingga saat ini produk asuransi kesehatan swasta juga masih memiliki banyak peminat karena baik BPJS maupun asuransi swasta sama-sama memiliki manfaat tersendiri.

Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini beberapa perbedaan BPJS Kesehatan dengan Asuransi Swasta yang perlu kamu ketahui:

1. Biaya Premi

Untuk biaya premi BPJS pun jauh berbeda dengan asuransi swasta yang mana premo tertinggi untuk setiap anggotanya hanyalah sebesar Rp. 80.000. Sedangkan untuk asuransi swasta terbilang cukup mahal bahkan bisa mencapai ratusan ribu per bulannya.

2. Manfaat

Meski biaya premi BPJS Kesehatan cukup murah namun fasilitas yang diberikan lebih bagus. Mulai dari rawat jalan, rawat inap, layanan optik, pemeriksaan kehamilan hingga persalinan bisa didapatkan oleh peserta BPJS Kesehatan. Sementara itu, asuransi swasta juga memiliki manfaat yang tak jauh berbeda dengan BPJS. Namun sayangnya, untuk mendapatkan fasilitas rawat jalan peserta perlu membayar biaya premi yang cukup mahal.

3. Plafon

Satu kelebihan dari BPJS Kesehatan adalah tidak menetapkan batas limit atau plafon, peserta hanya perlu mengikuti prosedur yang ditetapkan. Sedangkan asuransi kesehatan swasta menerapkan batas limit, contohnya untuk menjalani rawat inap yang biayanya akan ditangguhkan dengan batas maksimum yang telah ditetapkan.

BACA  Cara Mengatasi Kartu BPJS Nonaktif Karena Data Ganda

4. Rumah Sakit

Peserta BPJS Kesehatan hanya bisa mendapatkan perawatan pada faskes yang telah bekerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan dengan sistem faskes berjenjang. Sedangkan asuransi swasta keleluasaan untuk para pesertanya dalam memilih rumah sakit, meski beberapa asuransi swasta lainnya hanya menanggung layanan pengobatan di rumah sakit rekaman saja.

5. Layanan

Kekurangan dari BPJS Kesehatan adalah adanya prosedur yang sedikit rumit dan berbelit. Dimana peserta harus mengunjungi faskes tingkat pertama terlebih dahulu dan jika tidak bisa ditangani disana maka peserta baru bisa meminta rujukan ke faskes lanjutan. Sedangkan peserta asuransi swasta tak perlu melalui prosedur yang berbelit dan bisa langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

Akhir Kata

Itulah beberapa perbedaan BPJS dengan asuransi swasta yang perlu kita ketahui. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi tambahan informasi untuk semua.